Kamis, 4 Juni 2026

Detik-Detik Pimpinan Ponpes di Serang Mencoba Kabur Usai Diduga Cabuli Santriwatinya, Warga Rusak Ponpes hingga Rumah Pelaku

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Desember 2024 | 08:51 WIB
Pimpinan Ponpes di Serang diamankan, diduga melakukan pencabulan pada santriwatinya.  (Kolase Instagram/polres.serang)
Pimpinan Ponpes di Serang diamankan, diduga melakukan pencabulan pada santriwatinya. (Kolase Instagram/polres.serang)

Ia mengaku tak mengenal baik pimpinan ponpes tersebut, lantaran dikenal sebagai pribadi yang tertutup.

Baca Juga: Lahir dari 'Rahim' PDIP, Siapa Agustina Wilujeng? Unggul di Quick Count Pilkada Semarang 2024, 10 Tahun Jadi Anggota DPR RI

Sementara itu, Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko membenarkan telah terjadi perusakan ponpes, lantaran pimpinannnya diduga telah mencabuli sejumlah santriwatinya.

“Benar telah terjadi perusakan bangunan ponpes oleh sejumlah warga buntut dari peristiwa dugaan tindak asusila yang dilakukan pimpinan," kata AKBP Condro.

Lebih lanjut ia menerangkan, pimpinan ponpes tersebut kini masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Serang.

Baca Juga: Tak Terima jadi Tersangka, Siapa I Wayan Agus? Profil Pria Penyandang Disabilitas Heran Dituduh Lakukan Pelecehan kepada Perempuan

Sontak saja, publik pun dibuat geram dengan aksi dugaan pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes tersebut.

“Mencoreng nama baik Provinsi Banten dan Desa Cikande. Harus dihukum dan tindak tegas pelakunya,” tulis akun @liqbal_xxx.

“Orang-orang kaya gini harusnya dihukum mati, gak ada ampun,” tulis akun @s_b_darmaxxx.

“Oknum gini loh yang bikin jelek nama ponpes,” tulis akun @fantsxxx.

***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X