SketsaNusantara.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan pentingnya tanggung jawab dan kebijakan yang bijak dalam pengelolaan uang rakyat.
Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) yang berlangsung di Graha Bhasvara Icchana, Jakarta Pusat, Jumat malam.
Prabowo mengingatkan bahwa uang rakyat adalah hasil dari kerja keras ratusan juta penduduk Indonesia, yang mengandalkan kepercayaan kepada para pemangku kebijakan di sektor keuangan.
Ia menekankan bahwa pengelolaan yang bertanggung jawab merupakan kunci menjaga kedaulatan ekonomi bangsa.
“Kita harus jaga uang rakyat, kita harus bijak, kita harus bertanggung jawab karena ini adalah darah dan keringat rakyat Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa posisi para pengambil kebijakan, seperti Gubernur BI, Menteri Keuangan, dan Ketua OJK, berada di garis terdepan dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional.
Menurutnya, tugas dan tanggung jawab mereka setara dengan jenderal bintang empat dalam dunia militer, karena menyangkut kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.
“Kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia berada di pundak saudara-saudara. Ini adalah kepercayaan yang harus dijaga dengan sepenuh hati dan kehati-hatian,” lanjutnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa sektor keuangan adalah elemen vital dalam keberlanjutan kemerdekaan suatu negara. Ia mengajak seluruh pihak untuk senantiasa waspada terhadap ancaman yang dapat menggoyahkan stabilitas ekonomi.
Acara tahunan Bank Indonesia ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting di sektor keuangan, termasuk pemimpin lembaga pemerintah dan pelaku industri.
Selain menjadi ajang refleksi, pertemuan ini juga menyoroti langkah-langkah strategis ke depan dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.***