Ia menitipkan pesan untuk Tom Lembong agar tak berhenti untuk mencintai negara dan rakyatnya.
Baca Juga: Profil Tom Lembong Mantan Mendag Era Jokowi yang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Impor Gula
"Tom, jangan berhenti mencintai Indonesia dan rakyatnya, seperti yang telah dijalani dan dibuktikan selama ini. I still have my trust in Tom, dan doa serta dukungan kami tidak akan putus,"
Terakhir, Anies Baswedan juga menyinggung soal UUD 1945.
"Kami ingin negeri ini membuktikan bahwa yang tertulis di Penjelasan UUD 1945 masih valid yaitu, “Negara Indonesia adalah negara berdasarkan hukum (Rechtsstaat), bukan negara berdasarkan kekuasaan belaka (Machtstaat)"," tandasnya.
Cuitan Anies Baswedan ini menuai beragam tanggapan dari warganet.
Banyak warganet yang menyoroti paragraf akhir yang ditulis Anies Baswedan.
"the last sentence’s got a lot of meaning, with plenty of hints in there. kawal terus kasusnya dan hormati proses hukum yang berjalan. semoga hukum tetap berpihak pada yang benar, bukan pada kekuasaan atau kepentingan tertentu.," komentar warganet.
"Paragraf terakhir cukup bagus dan agak menggiring, yaa kalau ada salah walaupun sahabat yagapapa pak tetap sahabat kan. Benar atau salah tetap sahabat, semangat! it's okay," tulis warganet.
"Berani berlawanan resikonya ya begitulah, kacau tata kelola negara yang katanya demokrasi tapi tidak tahan dengan yang berseberangan.," ucap waragnet.
"Tp sekarang tu gini ga si "siapa yg ga seiya sekata dgn pemerintah berkuasa saat itu maka siap2 saja dicari atau bahkan dipaksakan utk terlihat salah" Tom Lembong ini kan vokal bgt termasuknya," kata warganet.
"sahabat yang baik, juga warga negara yang baik. Ditunggu proses hukumnya, semoga keadilan bukan hanya slogan semata.," timpal warganet yang lain.***