SketsaNusantara.id - Pernyataan calon wakil gubernur Jakarta nomor urut 2, Suswono tentang janda kaya di Jakarta sebaiknya menikahi pria muda pengangguran masih menuai kecaman.
Berdalih bercanda, pernyataan Suswono tersebut dinilai menistakan Nabi Muhammad SAW oleh sejumlah pihak termasuk netizen di berbagai media sosial.
Suswono pun mengunggah permintaan maafnya lewat sebuah video yang diunggah akun Instagramnya @pak_suswono pada 28 Oktober 2024.
Baca Juga: Usai Sarankan Janda Kaya Menikahi Pria Pengangguran, Cawagub Suswono Meminta Maaf
Pernyataan Suswono terkait janda kaya menikah pria pengangguran dan menganalogikannya dengan pernikahan Nabi Muhammad SAW dan Siti Khadijah dinilai menghina Rasulullah SAW.
Netizen pun membandingkan kasus pernyataan Suswono dengan kasus penistaan agama yang pernah menyeret Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.
“Apa bedanya ini dengan pas kasus Ahok mengutip surat Al Maidah? Mana nih demo berjilid-jilid? Atau memang munafik saja,” cuit akun X @carelessrizzler pada 29 Oktober 2024 yang dikutip SketsaNusantara.id.
“Omongan Suswono yang mengatakan janda kaya harus menikahi pemuda pengangguran dengan memberikan contoh pernikahan Sayyidah Khadijah dengan Nabi Muhamamd SAW keterlaluan, sangat pantas diusut, jadi inget Ahok,” cuit akun X @a***********n.
Netizen pun menuntut agar kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhamamd SAW tersebut diproses secara hukum seperti Ahok sebelumnya.
“Minta maaf artinya salah, Segitu saja? Berproses dong mestinya kayak Ahok,” tulis akun X @i***********i.
Seperti yang diketahui, pada tahun 2016 lalu Ahok terjerah kasus penistaan agama usai menyebut surat Al Maidah ayat 51 saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu.