“Kita sudah mengetahui siapa perekam, siapa penyebar pertama,” ucap AKBP Deddy Herman seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Tribunnews Sultra Official.
Kapolres Gorontalo juga menyebutkan, perekam dan korban bukan berasal dari sekolah yang sama.
“Berbeda sekolah dari korban, tapi berteman,” ujar AKBP Deddy Herman kepada awak media.
Sementara itu belum diketahui dengan pasti tujuan perekam mendokumentasikan aksi asusila oknum guru dan murid tersebut.
Pihak kepolisian juga masih menelusuri dugaan isu dan masalah antara korban dan perekam.
“Untuk penanganannya kita fokus dulu ke perilaku ini,” pungkas AKBP Deddy Herman.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!