“Kita sudah mengetahui siapa perekam, siapa penyebar pertama,” ucap AKBP Deddy Herman seperti dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Tribunnews Sultra Official.
Kapolres Gorontalo juga menyebutkan, perekam dan korban bukan berasal dari sekolah yang sama.
“Berbeda sekolah dari korban, tapi berteman,” ujar AKBP Deddy Herman kepada awak media.
Sementara itu belum diketahui dengan pasti tujuan perekam mendokumentasikan aksi asusila oknum guru dan murid tersebut.
Pihak kepolisian juga masih menelusuri dugaan isu dan masalah antara korban dan perekam.
“Untuk penanganannya kita fokus dulu ke perilaku ini,” pungkas AKBP Deddy Herman.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Viral Kasus Rudapaksa dan Pembunuhan Siswi SMP di Palembang, Tunjukkan Pentingnya Perlindungan Anak Dari Kejahatan Asusila
Viral! Guru Ngaji di Sragen Diarak Warga Sekampung, Diduga Kasus Pencabulan Murid di Bawah Umur
Pondok Pesantren Tahfidz Azzayidy Berusaha Lindungi Pelaku Perundungan, Ibunda Korban: Pimpinan Pondok Guru Spiritual Jokowi
Viral Video Aksi Tak Senonoh Guru dan Siswi Madrasah di Gorontalo, Ternyata Simpan Fakta Mengejutkan Ini...
Oknum Guru di Gorontalo dalam Video Asusila yang Viral Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Penjara Maksimal 15 Tahun
Modus Operandi Oknum Guru di Gorontalo dalam Video Asusila yang Viral, Sering Bantu Mengerjakan Tugas