news

Meresahkan, Viral Aksi Geng Pekerja Indonesia Berkeliaran Bawa Sajam dan Ganggu Masyarakat di Osaka Jepang, Begini Respons KBRI

Senin, 2 September 2024 | 07:38 WIB
Viral aksi geng pekerja migran Indonesia yang berulah di Osaka, Jepang dan meresahkan masyarakat. (X/minako_satou)

"Perbuatan ini cepat atau lambat akan menimbulkan masalah besar, dan seluruh masyarakat diharapkan untuk waspada. Media televisi Jepang belum asa yang meliput dan kami akan melaporkan pada Polisi prefektur Osaka," pungkasnya.

Melalui foto yang beredar, akun Twitter @minako_satou menemukan fakta lain yang menyebut geng tersebut adalah PHD alias Pemulihan Harga Diri dan ternyata komunitas tersebut banyak ditemui di beberapa wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Viral Momen Paspampres Nyungsep Saat Kawal Iring-Iringan Jokowi Tuai Komentar Netizen: Sakitnya Ga Seberapa, Malunya Ituloh

"Kalo dilihat dari jaketnya itu ada tulisan Pemulihan Harga Diri (PHD), kemungkinan itu nama gengnya dan ternyata grup serupa juga ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia," ungkap akun @minako_satou.

"Sayang sekali, orang seperti ini bisa lolos kerja ke luar negeri dan tindakan mereka meresahkan, netizen yang mengomentari postingan geng di medsos juga diancam," imbuhnya.

Video geng pekerja Indonesia yang beredar di medsos sontak membuat netizen Indonesia kesal dan mendesak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk segera bertindak.

Bahkan tak sedikit warganet meminta KBRI dan pihak-pihak terkait untuk mendeportasi geng yang bikin resah masyarakat di Osaka hingga tagar "deportasi" jadi trending di Twitter.

Apalagi, dampaknya bisa mencoreng nama Indonesia sehingga pekerja dan warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang akan terkena imbasnya.

"Asli bikin malu Indonesia! Oknum PMI di Osaka Jepang ini bikin geng, mereka ngumpul di trotoar, bawa pisau, mengancam orang2 yang mau lewat. Mending di deportasi nih gengnya, udah ketahuan wajahnya di IG ama TikToknya," komentar akun Twitter @sosmedkeras.

"Norak banget kalian! Videonya udah viral, banyak warga asli yang protes minta deportasi langsung dan minta kurangi pekerja asing untuk datang kerja di jepang, gila, dampaknya. Ini semua gegara ulah bocah-bocah yang gak tau aturan semua kena getahnya," komentar akun @ujangreubing.

"Tolong @KBRITokyo @bp2mi_ri hal kaya gini segera ditindaklajuti, tindakannya bikin resah dengan bikin geng, ganggu ketertiban, ini memalukan karena dilakukan di negara orang. Kasihan warga Indonesia lain yang tinggal dan kerja di Jepang patuh aturan jadi kena imbasnya," imbuh akun @minako_satou.

Sementara itu, KBRI yang berada di Tokyo, Jepang juga telah merespon hal ini usai menerima laporan warga dan beredarnya video viral di media sosial.

KBRI Tokyo mengingatkan WNI agar mematuhi peraturan yang berlaku saat berada di negara lain.

"KJRI Osaka dan KBRI Tokyo mengimbau seluruh WNI di Jepang untuk mematuhi nilai, norma, kebiasaan dan aturan hukum setempat," tulis akun @kbritokyo di akun Instagramnya pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024.

Pihaknya menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan memiliki konsekuensi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelaku.

Halaman:

Tags

Terkini