"Perbuatan ini cepat atau lambat akan menimbulkan masalah besar, dan seluruh masyarakat diharapkan untuk waspada. Media televisi Jepang belum asa yang meliput dan kami akan melaporkan pada Polisi prefektur Osaka," pungkasnya.
Melalui foto yang beredar, akun Twitter @minako_satou menemukan fakta lain yang menyebut geng tersebut adalah PHD alias Pemulihan Harga Diri dan ternyata komunitas tersebut banyak ditemui di beberapa wilayah di Indonesia.
"Kalo dilihat dari jaketnya itu ada tulisan Pemulihan Harga Diri (PHD), kemungkinan itu nama gengnya dan ternyata grup serupa juga ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia," ungkap akun @minako_satou.
"Sayang sekali, orang seperti ini bisa lolos kerja ke luar negeri dan tindakan mereka meresahkan, netizen yang mengomentari postingan geng di medsos juga diancam," imbuhnya.
Video geng pekerja Indonesia yang beredar di medsos sontak membuat netizen Indonesia kesal dan mendesak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) untuk segera bertindak.
Bahkan tak sedikit warganet meminta KBRI dan pihak-pihak terkait untuk mendeportasi geng yang bikin resah masyarakat di Osaka hingga tagar "deportasi" jadi trending di Twitter.
Apalagi, dampaknya bisa mencoreng nama Indonesia sehingga pekerja dan warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang akan terkena imbasnya.
"Asli bikin malu Indonesia! Oknum PMI di Osaka Jepang ini bikin geng, mereka ngumpul di trotoar, bawa pisau, mengancam orang2 yang mau lewat. Mending di deportasi nih gengnya, udah ketahuan wajahnya di IG ama TikToknya," komentar akun Twitter @sosmedkeras.
"Norak banget kalian! Videonya udah viral, banyak warga asli yang protes minta deportasi langsung dan minta kurangi pekerja asing untuk datang kerja di jepang, gila, dampaknya. Ini semua gegara ulah bocah-bocah yang gak tau aturan semua kena getahnya," komentar akun @ujangreubing.
"Tolong @KBRITokyo @bp2mi_ri hal kaya gini segera ditindaklajuti, tindakannya bikin resah dengan bikin geng, ganggu ketertiban, ini memalukan karena dilakukan di negara orang. Kasihan warga Indonesia lain yang tinggal dan kerja di Jepang patuh aturan jadi kena imbasnya," imbuh akun @minako_satou.
Sementara itu, KBRI yang berada di Tokyo, Jepang juga telah merespon hal ini usai menerima laporan warga dan beredarnya video viral di media sosial.
KBRI Tokyo mengingatkan WNI agar mematuhi peraturan yang berlaku saat berada di negara lain.
"KJRI Osaka dan KBRI Tokyo mengimbau seluruh WNI di Jepang untuk mematuhi nilai, norma, kebiasaan dan aturan hukum setempat," tulis akun @kbritokyo di akun Instagramnya pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024.
Pihaknya menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan memiliki konsekuensi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelaku.
Artikel Terkait
Siapa Shella Selpi Lizah? Inilah Profil Wanita Cantik Pejuang Kanker Ovarium Viral di TikTok yang Telah Meninggal Dunia
Inilah Profil Albi Dwizky, Suami Shella Selpi Lizah Pejuang Kanker Ovarium yang Viral di TikTok dan Kini Meninggal Dunia
Viral! Polisi Bogor Bongkar Sindikat Pencurian Ribuan Data Warga untuk Penjualan Kartu SIM
Viral, Diduga Nyeleneh Saat Pidato! Profil Sosok Muzakir Manaf Calon Gubernur Aceh, Lulusan SMA Tapi Seorang Pejuang?
Viral! Beredar Lagi Bocoran Susunan Kabinet Prabowo-Gibran di Media Sosial, Berikut Daftarnya