news

Aktivis Difabel Kritik Tajam Penentuan Formasi CASN 2024 Kabupaten Jember, Pemkab Dinilai Ciptakan Hambatan Bagi Kaum Disabilitas

Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:13 WIB
Aktivis Disabilitas, Kusbandono kritisi penerimaan CASN Kabupaten Jember (Instagram/@kusbandono_ibrahim)

Menurut Kusbandono, Pemkab seharusnya melibatkan difabel dalam setiap pembahasan usulan formasi CPNS agar kuota 2% untuk penyandang disabilitas dapat terwujud.

Baca Juga: Cuitan Anies Baswedan Jadi Sorotan Warganet, Pesimis Dapatkan Tiket Maju dalam Pilihan Gubernur DKI Jakarta 2024?

Saat ini, jumlah ASN difabel di lingkungan Pemkab Jember masih di bawah 10 orang, jauh dari target yang seharusnya dicapai sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Kusbandono yakin, dengan formasi yang saat ini disediakan, mustahil bagi difabel di Jember untuk bisa lolos seleksi CASN 2024.

Kebijakan ini dianggap sebagai bentuk pengingkaran terhadap hak-hak penyandang disabilitas dan menegaskan adanya diskriminasi yang masih kuat dalam sistem rekrutmen ASN di Jember.

Baca Juga: Langkah Proaktif Bawaslu Ponorogo dalam Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024 untuk Pemilu yang Aman dan Berkualitas

Di tengah perjuangan untuk mendapatkan hak-haknya, Kusbandono dan para difabel lainnya di Jember berharap adanya perubahan signifikan dalam sistem seleksi CASN yang lebih inklusif dan adil.

"Hal ini bukan hanya tentang memenuhi kuota, tetapi juga memastikan bahwa difabel memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pelayanan publik di Kabupaten Jember," tandasnya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini