"Senioritas di FK itu masi kentel jujur," tulis netizen.
"Temanku yang lagi belajar untuk ambil spesialis di RS Sanglah Bali juga kena bully terus. Di suru datang tengah malam cuma untuk rapikan tempat istirahat dokter senior. Pernah malah temannya dia sial, disuru bayarin semua pesanan pada saat dugem," komentar netizen.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5.0 SR Terasa hingga Jember, Daop 9 Pastikan Perjalanan Kereta Api Tidak Terganggu
"Innaalillaahi wa innaa ilaihi raajiuun... Harus berapa korban lagi yang wafat gara2 tradisi bullying yang terus dibela dengan alasan menguatkan mental ini? Semoga para dokter bisa berbenah...," ujar netizen.
"Korban sudah meninggal gitu masih aja nutupin kebenaran info demi reputasi," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!