"Senioritas di FK itu masi kentel jujur," tulis netizen.
"Temanku yang lagi belajar untuk ambil spesialis di RS Sanglah Bali juga kena bully terus. Di suru datang tengah malam cuma untuk rapikan tempat istirahat dokter senior. Pernah malah temannya dia sial, disuru bayarin semua pesanan pada saat dugem," komentar netizen.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5.0 SR Terasa hingga Jember, Daop 9 Pastikan Perjalanan Kereta Api Tidak Terganggu
"Innaalillaahi wa innaa ilaihi raajiuun... Harus berapa korban lagi yang wafat gara2 tradisi bullying yang terus dibela dengan alasan menguatkan mental ini? Semoga para dokter bisa berbenah...," ujar netizen.
"Korban sudah meninggal gitu masih aja nutupin kebenaran info demi reputasi," timpal netizen yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pasangan Bacada Jombang dalam Pilkada Serentak 2024, Sugiat-Gus Didin Konsentrasi Kantongi Rekomendasi 5 Parpol
Siapa Ketua BPIP 2024? Berikut Profil Yudian Wahyudi, Santri dan Lulusan Harvard yang Pernah Jadi Kurir Kerupuk
Gelar Rakor Persiapan Rekapitulasi DPS Tingkat Provinsi, KPU Jatim Ingatkan Hubungan Harmonis Antara Komisioner dan Sekretaris
Viral Momen Wartawan Jitak Armor Toreador Usai Konferensi Pers di Polres Bogor, Ekspresi Polisi Ikut Jadi Sorotan Netizen: Puas Banget!
Satir, Netizen Sindir Kominfo Budie Arie Usai Dapat Penghargaan Bintang Mahaputera Pratama dari Presiden Jokowi: Prestasinya Gak Main-Main...
Pembahasan Raperda RTRW Kembali Dibahas, Pemkab Jember Targetkan Selesai Sebelum Pelantikan DPRD Jember