Pada aturan standar Pakaian Paskibraka untuk putri disebutkan mengenai aturan rambut paskibraka putri yang panjangnya 1 sentimeter di atas baju dan tidak disebutkan mengenai peraturan untuk muslimah berhijab.
Ditampilkan pula detail gambar cara berpakaian Paskibraka putri dan laki-laki, namun tidak ada penjelasan gambar mengenai paskibraka yang memakai hijab.
Hal tersebut menuai reaksi publik dan netizen menganggap tak ada pilihan bagi anggota Paskibraka putri untuk melepas hijabnya saat bertugas agar terlihat seragam satu sama lain.
Warganet pun kesal dan memprotes keras, bahkan meminta BPIP dibubarkan karena tidak menjalankan tugas dengan semestinya, terlebih telah melanggar Pancasila dan UUD 1945.
"Aturan pakaian gak ada detail untuk yang berhijab, jadi gak dikasih opsi untuk memakai jilbab saat bertugas, parah sih adek-adek ini disuruh lepas hijab saat upacara pengukuhan dan 17-an nanti, mending bubarkan BPIP atau Yudian mundur jadi ketua karena sudah melanggar Pancasila," komentar akun @reza_rsyt.
"Dari dulu Paskibraka pakai hijab baik-baik aja, kenapa sekarang peraturannya berubah, terus karena ada surat pernyataan bermaterai jadi seperti sukarela padahal mereka terpaksa karena peraturan mendadak berubah, kalo anak saya salah satunya, saya jemput pulang aja," imbuh akun @sony_baari.
Tak sampai di situ, Cholil Nafis selaku Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah memprotes keras dan menilai peraturan lepas hijab bagi Paskibraka muslimah sebagai kebijakan yang "tidak Pancasilais" hingga menyarankan "pembubaran Paskibraka" daripada harus melepas hijab.
Anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) juga memprotes keras hingga membuat petisi keprihatinan Paskibraka Nasional 2024 puteri karena melepas hijabnya saat bertugas.
Petisi yang dibuat pada hari Rabu, 14 Agustus 2024 itu mendesak agar BPIP mempertimbangkan kebijakan dan membebaskan teman-teman Paskibraka untuk menghargai kebebasan beragama termasuk memakai hijab saat bertugas.
Petisi yang diunggah di lama Change.org [link: https://www.change.org/p/keprihatinan-paskibraka-nasional-2024-puteri-wajib-melepas-jilbab] itu bahkan telah ditandatangani dan didukung lebih dari 54 ribu orang dalam waktu 12 jam.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!