Setelah pengunduran dirinya maka Airlangga Hartarto langsung terbang ke IKN untuk mengikuti sidang kabinet di sana.
Rupanya Airlangga di sana sempat bergurau dengan orang yang disebut calon kuat penggantinya, Agus Gumiwang dan Bahlil Hadalia.
Namun meski banyak isu beredar terdapat banyak tekanan hingga Airlangga harus mundur namun Ridwan Kamil menyebutkan mundurnya Airlangga dari Ketum Golkar tidak ada hubungannya dengan tawar menawar politik.
Namun Ridwan Kamil menyebutkan hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar yang terjadi di dalam internal partai.
Sementara itu PLT Ketum Golkar akan ditentukan pada sidang pleno yang diagendakan pada 13 Agustus 2024.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!