SketsaNusantara.id - Kabar mengejutkan datang dari Airlangga Hartarto, ketua umum Partai Golkar.
Menteri Koordinator Bidang Ekonomi ini tiba-tiba mengumumkan pengunduran dirinya sebagai ketua umum (ketum) Golkar.
Kabar mundurnya Airlangga Hartarto sebagai ketum Golkar beredar di publik pada Minggu, 11 Agustus 2024.
Dari kabar yang beredar, alasan Airlangga Hartarto mundur dari jabatannya sebagai ketum Golkar yakni menjaga keutuhan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Partai Golkar sendiri memiliki peran penting dalam karir politik Airlangga Hartarto.
Karir politiknya sendiri dimulai saat ia terpilih sebagai wakil bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar tahun 2004.
Sejak saat itu, karirnya terus melesat hingga pernah dipercaya untuk duduk di kursi dewan dan terakhir menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2019-2024.
Namun sebelum terjun ke politik, ketua umum Golkar sejak tahun 2017 ini rupanya pernah duduk di kursi direksi sejumlah perusahaan.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pernah menjadi presiden komisaris di sejumlah perusahaan.
Ia kemudian mulai terjun ke politik mengikuti jejak sang ayah, Ir. Hartarto Sastrosoenarto yang merupakan menteri zaman orde baru.
Artikel Terkait
Media Asing Soroti Desakan Menkominfo Mundur Pasca Serangan Ransomware PDNS, Sebut Budi Arie 'Menteri Giveaway', Apa Artinya?
Harta Kekayaan Bupati Kendal Dico Ganinduto yang Mendapat Dukungan Golkar dan PSI untuk Maju di Pilkada 2024
Profil Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo Mantan Jurnalis yang Kini Dilantik Jadi Wakil Menteri Keuangan
Golkar Jadi Partai ke-7 Merapat ke Gus Fawait, Politisi Gerindra: Kami Segera Serahkan Nama Cawabup ke Koalisi
12 Surat Tugas dari Partai Golkar untuk Bakal Calon di Pilkada Jatim 2024 dari Jember hingga Ponorogo
Airlangga Hartarto Mundur dari Ketum DPP Golkar, Ini Pesannya untuk Para Kader Partai Berlambang Beringin