Beberapa di antaranya adalah Jusuf Kalla dengan Grup Kala-nya hingga Abu Rizal Bakrie dengan Bakrie Grup-nya.
Sejak didirikan pada 20 Oktober 1964, sebanyak 12 orang tokoh baik dari militer maupun non militer pernah menjadi ketua umum Partai Golkar.
Termasuk 2 ketua umum Partai Golkar pada tahun 2014-2016 saat terjadi perselisihan dalam internal partai hingga melahirkan dualisme kepemimpinan.
Rata-rata masa jabatan ketua umum Partai Golkar berkisar antara 4-5 tahun.
Walau ada beberapa yang menjabat hanya sebentar yakni 1-2 tahun saja.
Airlangga Hartarto sendiri menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar selama 7 tahun.
Walau begitu, Airlangga bukan ketua umum Partai Golkar terlama.
Sosok Mayjen (purn) Amir Moertono merupakan sosok yang menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar paling lama.
Anak buah sekaligus kawan lama Presiden Soeharto tersebut menjabat selama 10 tahun dari 1973-1983.
Sementara yang paling sebentar yakni Setya Novanto yang menjadi ketum Partai Golkar selama 1 tahun.
Dan berikut ini daftar ketua umum Partai Golkar dari masa ke masa yang dilansir SketsaNusantara.id dari situs Partai Golkar.
- Djuhartono (1964-1969)
- Suprapto Sukowati (1969-1973)
- Amir Moertono (1973-1983)
- Sudharmono (1983-1988)
- Wahono (1988-1993)
- Harmoko (1993-1998)
- Akbar Tandjung (1998-2004)
- Jusuf Kalla (2004-2009)
- Aburizal Bakrie: 2009-2014, Januari-Mei 2016
- Dualisme kepemimpinan
1. Aburizal Bakrie (2014-2016)
2. Agung Laksono (2014-2016)
- Setya Novanto (2016-2017)
- Airlangga Hartarto (2017-2024)***