Minggu, 19 Juli 2026

Daftar Ketua Umum Golkar dari Masa ke Masa, Ada Harmoko hingga Airlangga Hartarto, Siapa Ketum Terlama?

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Minggu, 11 Agustus 2024 | 18:15 WIB
Potret AIrlangga Hartarto, ketua umum Partai Golkae 2017-2024 (Instagram/@golkar.indonesia)
Potret AIrlangga Hartarto, ketua umum Partai Golkae 2017-2024 (Instagram/@golkar.indonesia)

Beberapa di antaranya adalah Jusuf Kalla dengan Grup Kala-nya hingga Abu Rizal Bakrie dengan Bakrie Grup-nya.

Sejak didirikan pada 20 Oktober 1964, sebanyak 12 orang tokoh baik dari militer maupun non militer pernah menjadi ketua umum Partai Golkar.

Termasuk 2 ketua umum Partai Golkar pada tahun 2014-2016 saat terjadi perselisihan dalam internal partai hingga melahirkan dualisme kepemimpinan.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Mundur dari Ketum DPP Golkar, Ini Pesannya untuk Para Kader Partai Berlambang Beringin

Rata-rata masa jabatan ketua umum Partai Golkar berkisar antara 4-5 tahun.

Walau ada beberapa yang menjabat hanya sebentar yakni 1-2 tahun saja.

Airlangga Hartarto sendiri menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar selama 7 tahun.

Baca Juga: Putri Akbar Tanjung Akan Maju Pilkada 2024, Bakal Jadi Walikota Solo? Begini Keterangan Ketum Partai Golkar

Walau begitu, Airlangga bukan ketua umum Partai Golkar terlama.

Sosok Mayjen (purn) Amir Moertono merupakan sosok yang menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar paling lama.

Anak buah sekaligus kawan lama Presiden Soeharto tersebut menjabat selama 10 tahun dari 1973-1983.

Baca Juga: Harta Kekayaan Bupati Kendal Dico Ganinduto yang Mendapat Dukungan Golkar dan PSI untuk Maju di Pilkada 2024

Sementara yang paling sebentar yakni Setya Novanto yang menjadi ketum Partai Golkar selama 1 tahun.

Dan berikut ini daftar ketua umum Partai Golkar dari masa ke masa yang dilansir SketsaNusantara.id dari situs Partai Golkar.

- Djuhartono (1964-1969)
- Suprapto Sukowati (1969-1973)
- Amir Moertono (1973-1983)
- Sudharmono (1983-1988)
- Wahono (1988-1993)
- Harmoko (1993-1998)
- Akbar Tandjung (1998-2004)
- Jusuf Kalla (2004-2009)
- Aburizal Bakrie: 2009-2014, Januari-Mei 2016
- Dualisme kepemimpinan
1. Aburizal Bakrie (2014-2016)
2. Agung Laksono (2014-2016)
- Setya Novanto (2016-2017) 
- Airlangga Hartarto (2017-2024)***

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: partaigolkar.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X