news

10 Mahasiswa UNEJ Ikuti Program KKN Kolaborasi Internasional ke Timor Leste, Prof Slamin: Jaga Nama Baik...

Rabu, 31 Juli 2024 | 19:37 WIB
Prof. Dr. Yuli Witono,. S.TP., M.P.. Kepala LP2M Universitas Jember, kala memaparkan laporannya. (Angga J Setiawan)

 


SketsaNusantara.id - Universitas Jember secara resmi melepas 10 mahasiswa untuk mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Internasional Tahun Akademik 2023/2024.

KKN bakal dilaksanakan di Distrik Aileu Negara Timor Leste pada 4 Agustus sampai 24 Agustus 2024.

Timor Leste merupakan negara merdeka sejak tahun 2002. Artinya sudah 22 tahun berpisah dari Indonesia.

Baca Juga: Darurat Pangan, ICALS 2024 Ungkap Data Kelaparan Serius di Dunia, Ini Rekomendasi Solusinya

Penduduk Timor Leste sendiri mayoritas merupakan etnik Austronesian (Malayo-Polynesian) dan beragama Katolik Roma.

Sebagai bentuk dukungan, Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jember mengatakan dalam sambutannya bahwa KKN Kolaborasi Internasional ini merupakan program unggulan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa.

Selain itu mereka dapat berinteraksi secara langsung baik disisi budaya ataupun Bahasa.

Baca Juga: Bawaslu Sidoarjo Siapkan Jajaran Badan Ad-hoc untuk Lakukan Pengawasan Melekat Tahapan Pleno DPHP

“Saya selalu memprovokasi Mahasiswa untuk banyak piknik kalau ada mahasiswa, jadi saya sangat senang ketika mahasiswa itu tidak hanya belajar di dalam kampus, tapi di eksplor rasa ingin tahunya, sehingga tidak seperti katak dalam tempurung, agar mahasiswa tahu budaya mereka bagaimana, bahasa yang digunakan Bahasa apa, makanya kami sangat mendukung kegiatan KKN ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan, Negara Timor Leste merupakan negara tetangga dari Indonesia, oleh karena itu ia berpesan kepada mahasiswa agar dapat menjaga almamater dan negaranya.

“Perlu diingat, jaga nama baik Lembaga, bagaimanapun tujuan utama kita membantu masyarakat, tetapi juga bisa belajar dari sana, jangan menganggap kita paling baik, mereka pasti punya kultur yang justru dapat menambah ilmu pengetahuan kita,” terangnya.

Baca Juga: Hukuman untuk Meita Irianty Jika Terbukti Bersalah, Bisa Dipenjara seperti Pengasuh Anak Aghnia Punjabi?  

Prof Slamin berharap, dengan Program KKN Kolaborasi Internasional ini, mampu memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa, serta membangun nilai-nilai positif kepada masyarakat di Negara Timor Leste.

Sementara itu, Prof. Dr. Yuli Witono,. S.TP., M.P.. Kepala LP2M Universitas Jember memaparkan, KKN Kolaborasi Internasional diikuti oleh Perguruan Tinggi yang berkomitmen melakukan Kolaborasi dalam KKN.

Halaman:

Tags

Terkini