Baca Juga: Heboh, Divonis Tidak Bersalah! 4 Fakta Ronald Tannur yang Menganiaya Pacar Hingga Nyawa Melayang
Begitu pula dengan UFA yang sempat menjalani perawatan intensif selama tiga hari di RS Hidayatullah, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.
UFA dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RS Hidayatullah Yogyakarta pada hari Rabu, 24 Juli 2024 setelah mengalami pendarahan pada bagian hidung, luka sobek di bagian pelipis, patah rahang, hingga pendarahan di bagian mata.
Polresta Yogyakarta turut berduka atas meninggalnya UFA yang merupakan warga Kotamobagu, Sulawesi Utara.
"Kami dari Polresta Yogyakarta turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepada keluarga korban," ucap Aditya.
"Kami meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta karena kami belum bisa sepenuhnya menjaga kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) sehingga terjadi peristiwa ini," imbuhnya.
Lebih lanjut Kombes Pol Aditya menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dari pengendara motor bersenjata tajam yang mengakibatkan kecelakaan ini.
"Penangan kecelakaan ini sudah ditangani oleh unit Laka Lantas, terkait pelaku yang membawa sajam sudah ditangani oleh Satreskrim," kata Aditya
"Berdasarkan hasil dari CCTV di sekitar lokasi ada 2 orang dan 1 yang bawa sajam itu sedang kami dalami, keterangan dari beberapa saksi juga bisa jadi petunjuk semoga bisa diketahui (identitas) pelakunya," pungkasnya.
Sementara itu, pihak kampus Unisa menyebut jenazah UFA kini telah diterbangkan ke Manado dan akan dimakamkan di tanah kelahirannya di Kotamobagu, Sulawesi Utara.***