Ia dibawa oleh teman-temannya ke Puskesmas Sukolilo 2 setelah terlibat dalam aksi tawuran. Namun sayang, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Mall Terbaru di Bali Ini Punya 8 Wonder, Berdesain Unik Ornamen Buah dan Bunga
Korban yang meninggal dunia karena insiden tersebut merupakan warga dari Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo.
Kepala Desa Wegil, Heri Priyanto pun mendatangi salah satu warganya yang menjadi korban tawuran. Ia juga sempat memarahi sekelompok pemuda yang terlibat dalam tawuran.
"Iki kepie? Mbalik iso? Nek wes ngene ki kepie? Deleng koncomu iki, koncomu ta ora? Nek wes ngene ki pie? Ora iso mbalik iki Le! (Ini gimana? bisa kembali? Kalau sudah seperti ini gimana?. Lihat temanmu ini, temanmu bukan? Kalau sudah seperti ini gimana? Gak bisa kembali ini!," ujarnya.
Dalam video tersebut, sekelompok pemuda yang terlibat dalam tawuran hanya bisa terdiam ketika kepala desa Wegil itu memberikan teguran keras.
Korban yang meninggal dunia pun juga sudah terbujur kaku dalam keadaan bersimbah darah. Diketahui bahwa ia bernama Galih, seorang pria berusia 21 tahun.***