Ia dibawa oleh teman-temannya ke Puskesmas Sukolilo 2 setelah terlibat dalam aksi tawuran. Namun sayang, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Baca Juga: Mall Terbaru di Bali Ini Punya 8 Wonder, Berdesain Unik Ornamen Buah dan Bunga
Korban yang meninggal dunia karena insiden tersebut merupakan warga dari Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo.
Kepala Desa Wegil, Heri Priyanto pun mendatangi salah satu warganya yang menjadi korban tawuran. Ia juga sempat memarahi sekelompok pemuda yang terlibat dalam tawuran.
"Iki kepie? Mbalik iso? Nek wes ngene ki kepie? Deleng koncomu iki, koncomu ta ora? Nek wes ngene ki pie? Ora iso mbalik iki Le! (Ini gimana? bisa kembali? Kalau sudah seperti ini gimana?. Lihat temanmu ini, temanmu bukan? Kalau sudah seperti ini gimana? Gak bisa kembali ini!," ujarnya.
Dalam video tersebut, sekelompok pemuda yang terlibat dalam tawuran hanya bisa terdiam ketika kepala desa Wegil itu memberikan teguran keras.
Korban yang meninggal dunia pun juga sudah terbujur kaku dalam keadaan bersimbah darah. Diketahui bahwa ia bernama Galih, seorang pria berusia 21 tahun.***
Artikel Terkait
Kisah Sedih Dari Jepara, Tak Punya Tempat Tinggal Pria Paruh Baya dan Anak Memilih Tinggal di Gua Beralaskan Tikar
Duh! 4 Pria di Sukolilo Pati Jadi Korban Main Hakim Sendiri, Disangka Maling Padahal Mau Lacak Mobil Rental
5 Nama Desa Unik di Indonesia, Salah Satunya Tersembunyi di Kabupaten Nganjuk! Punya Nama Lucu, Tapi Ada Juga yang Misterius
Ngeri! Seorang Wanita Ditelan Hidup-Hidup Oleh Ular Piton Raksasa di Sulawesi Selatan, Begini Kronologinya
Asian Values Masih Trending Topik, Ini 13 Contoh Nilai-Nilai Asia yang jadi Tren di Indonesia Versi Netizen