news

Transformasi Layanan Adminduk Jember Tuai Apresiasi Ombudsman dan DPR RI

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:56 WIB
Pelayanan peta cinta di Kecamatan Ajung. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Jember dinilai mengalami lompatan besar.

Efisiensi dan kerapian sistem layanan publik daerah tersebut mendapat pujian langsung dari Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra Tektona, serta Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, dalam agenda Rebranding Dukcapil di Kecamatan Ajung, Kamis 6 Agustus 2026.

"Sistem pengurusan dokumen kependudukan di Jember kini jauh lebih ramah warga jika dibandingkan beberapa tahun lalu," ujar Rahmadi Indra Tektona.

Baca Juga: Cek Pelayanan Kesehatan Jember, Ombudsman RI Sebut Kualitas Puskesmas Lokal Tembus Standar Ibu Kota

Dia mengingat masa ketika masyarakat harus berdesakan sejak pagi hari di tenda darurat kawasan Jalan Jawa hanya untuk memproses KTP.

“Saat ini, hadirnya program desentralisasi seperti Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan) dan pengawasan langsung dari kepala daerah dinilai berhasil memangkas birokrasi yang sebelumnya lambat,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Muhammad Khozin mengungkapkan pengalaman masa lalunya ketika aduan masyarakat melalui nomor resmi baru direspons hingga setengah tahun.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Bantah APBD 2027 Defisit karena Kekurangan Dana, Pinjaman Rp786 Miliar untuk Percepatan Pembangunan

"Keterlambatan responsif tersebut sempat memicu maraknya praktik percaloan akibat sistem yang tidak optimal," tegasnya.

Namun, hadirnya pengurusan kependudukan di tingkat kecamatan serta kanal pengaduan cepat Wadul Gus'e terbukti memotong jarak akses dan menutup ruang bagi jasa perantara.

Demi menjaga keberlanjutan performa pelayanan, Bupati Jember Gus Fawait mengusulkan dukungan perangkat keras kepada Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga: Bupati Gus Fawait Sebut Geliat Jember Fashion Carnaval Jadi Mesin Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan

"Kami mohon bantuan tiga unit mesin cetak e-KTP baru untuk kawasan perkotaan, peremajaan tujuh unit mesin yang sudah uzur di kecamatan lain, serta jaminan kelancaran pasokan blanko e-KTP dari pusat agar proses pencetakan dokumen warga berjalan tanpa hambatan teknis," tandasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Tags

Terkini