Penutupan dilakukan untuk mendukung proses investigasi sekaligus mengantisipasi potensi risiko lain yang mungkin masih ada di lokasi.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari DPR RI. Sejumlah anggota dewan menilai insiden tersebut harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan standar keamanan gudang amunisi milik TNI.
Evaluasi berkala dinilai penting agar prosedur penyimpanan, pemeriksaan, maupun perawatan amunisi dapat terus ditingkatkan sehingga kecelakaan kerja seperti ini tidak kembali terulang di masa mendatang.
Sementara itu, TNI AD memastikan akan menyampaikan hasil investigasi kepada publik setelah seluruh proses penyelidikan selesai dilakukan.
Masyarakat pun diminta menunggu informasi resmi dan tidak mudah mempercayai spekulasi yang beredar sebelum hasil investigasi diumumkan secara menyeluruh kepada publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!