Penutupan dilakukan untuk mendukung proses investigasi sekaligus mengantisipasi potensi risiko lain yang mungkin masih ada di lokasi.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari DPR RI. Sejumlah anggota dewan menilai insiden tersebut harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan standar keamanan gudang amunisi milik TNI.
Evaluasi berkala dinilai penting agar prosedur penyimpanan, pemeriksaan, maupun perawatan amunisi dapat terus ditingkatkan sehingga kecelakaan kerja seperti ini tidak kembali terulang di masa mendatang.
Sementara itu, TNI AD memastikan akan menyampaikan hasil investigasi kepada publik setelah seluruh proses penyelidikan selesai dilakukan.
Masyarakat pun diminta menunggu informasi resmi dan tidak mudah mempercayai spekulasi yang beredar sebelum hasil investigasi diumumkan secara menyeluruh kepada publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ketua DPR RI Minta TNI Lakukan Evaluasi Menyeluruh Terkait Ledakan Amunisi di Garut
Warga ini Rekam Detik-Detik Meledaknya Sumur Milik Pertamina di Subang, Terdengar Suara Gemuruh Disusul Ledakan
Geger! Ledakan Diduga dari Dalam Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, 54 Orang Jadi Korban
Heboh! Ledakan di Masjid Pesona Regency Patrang, Jember Kejutkan Jemaah Tarawih, Plafon hingga Lemari Hancur
5 Fakta Ledakan di Perbatasan Surabaya-Sidoarjo, Sejumlah Rumah Warga Rusak dan 1 Orang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kecelakaan Kerja di Pabrik Baja
Ledakan Dahsyat di Papua Jadi Sorotan Media Asing, Begini Jejak Historis Perang Dunia II di Pulau Biak yang Pernah Jadi Markas Pertahanan Jepang