Bogor pada Masa Kolonial
Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg.
Saat itu atau sekitar abad ke-18, Bogor dijadikan sebagai tempat peristirahatan pada gubernur jenderal.
Nama Buitenzorg sendiri memiliki arti ‘tanpa kekhawatiran’, ‘keluar dari kesibukan’ hingga aman tentram.
Baca Juga: Nostalgia dan Nongkrong Seru di Warkop Kalcer Tjahaja Abadi: Surganya Anak Muda Hits Bogor!
Pada masa penjajahan, Pemerintah Hindia Belanda di bawah Gubernur Jenderal Gustaaf Willem baron van Imhoff mendirikan rumah peristirahatan.
Namun belum selesai dibangun, Van Imhoff meninggal, bersamaan dengan meletusnya Perang Banten yang membuat bangunan tersebut dibakar.
Pembangunan Istana Butenzorg kemudian dilanjutkan oleh gubernur jenderal yang menggantikannya, Jacob Mossel.
Bogor Awal Modernisasi
Seiring dengan munculnya jalur kereta Batavia-Buitenzorg pada tahun 1873, Kota Bogor makin berkembang.
Bogor kemudian tumbuh menjadi kota penyangga Batavia (kini Jakarta) di sektor pendidikan, kesehatan dan transportasi hingga saat ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!