news

Lebih Ramah Lingkungan, Pembagian Daging Kurban di Jateng hingga Jatim Dibungkus Daun Pisang Tanpa Plastik, Warga Ikut Antusias Bawa Wadah Sendiri

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:04 WIB
Potret pembagian daging kurban di Pekalongan Jawa Tengah hingga di Bogor Jawa barat tanpa plastik dan beralih menggunakan wadah bambu daun pisang (Instagram/kabupaten.bogor/rifkialif_24)

SketsaNusantara.id - Momen Hari Raya Kurban selalu menarik perhatian publik. Bukan hanya penyembelihan hewan tetapi juga saat pembagian daging kurban yang dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia.

Di tengah meningkatnya kesadaran soal darurat sampah plastik,  ternyata banyak warga memilih meninggalkan kantong plastik sekali pakai dan beralih menggunakan wadah tradisional maupun peralatan rumah tangga saat mengambil daging kurban.

Berbagai cara unik dilakukan warga di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Jawa Barat dalam pelaksanaan pembagian daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 2026 yang dinilai lebih ramah lingkungan.

Salah satu pemandangan menarik terlihat di RW 14 Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah saat pengambilan daging pada hari Rabu, 27 Mei 2026.

Baca Juga: Jangan Asal Simpan Daging Kurban, Kemenkes Bagikan Panduan Lengkap agar Tetap Aman Dikonsumsi saat Iduladha

Alih-alih menggunakan plastik, warga datang membawa wadah masing-masing dari rumah untuk mengambil daging kurban. Mulai dari panci, baskom, mangkuk, piring besi hingga thinwall food container tampak dibawa warga yang mengantre dengan tertib.

Daging yang telah dipotong-potong kemudian diletakkan di atas daun pisang sebelum dimasukkan ke wadah milik warga oleh panitia kurban.

Bukan tanpa alasan, cara tersebut dipilih untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk kepedulian warga terhadap persoalan sampah yang masih menjadi masalah serius di Kota Solo.

Tak hanya di Solo, gerakan pembagian daging kurban tanpa plastik juga ramai dilakukan di berbagai daerah lain di Indonesia.

Seperti di Desa Gunungtelu, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, panitia kurban memilih membungkus daging menggunakan daun pisang yang diikat rapi memakai tali rotan.

Baca Juga: Siapa yang Berhak Menerima Daging Kurban? Ternyata Al-Qur’an dan Hadis Sudah Mengaturnya Secara Jelas

Video kegiatan pembagian daging kurban ramah lingkungan sempat viral di media sosial yang menuai pujian warganet, karena 

"Kalau kata temenku di kota, ini namanya packing daging kurban ramah lingkungan, karena memang kampung kami cinta lingkungan," tulis akun Instagram @rifkiarif_24 yang membagikan proses pembagian daging dibungkus daun pisang.

Gerakan serupa juga sudah lama diterapkan masyarakat Padukuhan Jetis, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari, Yogyakarta.

Halaman:

Tags

Terkini