SketsaNusantara.id - Gangguan perjalanan yang dialami Kereta Rel Listrik (KRL) 1978A relasi Duri-Tangerang berdampak pada kereta lainnya.
Selain pembatalan pada sejumlah perjalanan KRL relasi Duri-Tangerang dan sebaliknya, insiden ini juga membuat KA Bandara mengalami keterlambatan.
Pihak KAI Commuter pun akhirnya buka suara terkait insiden tersebut, termasuk perihal keterlambatan KA Bandara.
Manager Public Relation KA Commuter, Leza Arlan mengatakan, pengguna KA Bandara yang hendak membatalkan perjalanannya akibat insiden tersebut, akan menerima bea pengembalian hingga 100 persen.
“Pengguna Commuter Line Basoetta yang akan membatalkan perjalanannya karena terjadi keterlambatan yang cukup tinggi, KAI Commuter akan mengembalikan bea 100%,” kata Leza dalam keterangannya.
Penunpang KA Bandara yang hendak membatalkan tiketnya, bisa segera menghubungi petugas layanan di stasiun layanan Commuter Line Basoetta.
Meski sempat terlambat, namun sekitar pukul 19.30 WIB perjalanan KRL Line Tangerang maupun Commuter Line Basoetta sudah mulai berjalan normal.
Leza menambahkan, kebijakan tersebut diambil sebagai salah satu bentuk tanggung jawab KAI atas tingginya tingkat keterlambatan.
Selain keterlambatan, insiden ini juga membuat sejumlah perjalanan KRL Line Tangerang dibatalkan.
Setidaknya ada 12 KRL line Tangerang yang dibatalkan akibat gangguan tersebut,.