news

5 Fakta Insiden KRL Duri-Tangerang Mogok di Perlintasan, KAI Commuterline Ungkap Kronologi hingga Dampaknya

Rabu, 27 Mei 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi deretan fakta insiden mogoknya KRL relasi Duri-Tangerang (pexels/nawfal makarim)

 

SketsaNusantara.id - Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Duri-Tangerang mendadak mengalami gangguan di tengah perjalanan.

KRL Duri-Tangerang tersebut tiba-tiba mogok saat melintasi perlintasan di antara Stasiun Duri-Stasiun Rawabuaya pada Selasa sore, 26 Mei 2026.

Akibat insiden ini, penumpang KRL tersebut terjebak lebih dari 1 jam hingga memicu kepanikan.

Baca Juga: Dianggap Lalai saat Mengemudi, Sopir Taksi yang Tertemper KRL di Bekasi Timur Akhirnya Ditetapkan sebagai Tersangka tapi Tidak Ditahan, Ini Alasannya

Gangguan perjalanan KRL Duri-Tangerang dengan nomor KA 1978A ini juga menyebabkan penumpukan penumpang di sejumlah stasiun.

PT KAI pun membenarkan adanya insiden yang terjadi pada KRL Duri-Tangerang nomor 1978A.

Dalam keterangannya, KAI Commuterline juga mengungkapkan penyebab insiden tersebut.

Dirangkum tim redaksi, berikut ini 4 fakta insiden mogoknya KRL Duri-Tangerang hingga pernyataan KAI Commuterline.

Baca Juga: Fakta Baru Kecelakaan Taksi dan KRL di Bekasi, Mobil Diduga Tak Dirawat Sesuai Aturan Operasional

1. Kronologi

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengungkapkan, insiden ini terjadi sekitar pukul 17.05 WIB.

KRL nomor 1978A relasi Duri-Tangerang mengalami gangguan di jalur hulu petak yang berada di antara Stasiun Duri dan Stasiun Rawabuaya.

Dalam keterangannya, Leza mengatakan listrik aliran atas mulai nyala kembali sekitar pukul 17.56 WIB.

Halaman:

Terkini