Jawaban tersebut justru bernada menyepelekan dan mengimbau penumpang tersebut untuk tidak menggunakan bus ‘Doa Ibu’ lagi.
Baca Juga: Viral Prabowo Sebut Gaji Guru Naik 300 Persen, Langsung Direvisi Jadi Hakim
Selain itu, Customer Service tersebut memberi saran agar penumpang tersebut mengganti armada bus lain.
“Kalau sudah tahu supirnya merokok, ya berarti jangan naik bus ini lagi. Ganti bus aja, simple,” jawab pihak manajemen.
Membaca balasan yang sama sekali tidak memberikan solusi, penumpang tersebut hanya bisa menahan emosi dan menyebut ketikan Customer Service tersebut seperti tidak pernah bersekolah.
“Yah, kocak balasannya gini. Kayak ketikan orang nggak sekolah. Sehat-sehat, Pak,” balasnya.
Perusahaan Otobus (PO) ‘Doa Ibu’ adalah salah satu operator transportasi darat legendaris asal Tasikmalaya, Jawa Barat.
PO ‘Doa Ibu’ yang memiliki ciri khas warna biru tua yang dominan ini terintegrasi dan menjadi bagian dari ‘Grup Mayasari’.
PO ‘Doa Ibu’ fokus melayani segmen Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antarprovinsi (AKAP) yang menghubungkan Priangan Timur menuju wilayah Jabodetabek.
P.O Doa Ibu
P.O Doa Ibu merupakan salah satu perusahaan otobus yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat.
Didirikan pada tahun 1990-an, PO bus ini melayani rute dari Tasikmalaya ke bebrapa kota besar di Jawa Barat dan Jakarta.
Dan berikut ini trayek atau rute P.O Doa Ibu beserta kisaran tarif tiketnya.