Dalam sambutannya, Prof. Hepni menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat sekaligus representasi nilai moral dan keagamaan di tengah publik.
Ia menyebut integritas sebagai fondasi utama yang wajib dimiliki setiap aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Yang paling utama adalah integritas. Hanya dengan integritas, publik akan percaya kepada kita sebagai pelayan masyarakat,” katanya.
Selain menjaga integritas, Prof. Hepni juga meminta ASN baru untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kompetensi sesuai bidang kerja masing-masing. Menurutnya, pengembangan kualitas sumber daya manusia harus diiringi dengan semangat inovasi demi kemajuan institusi.
Baca Juga: Lulus Tanpa Skripsi, 2 Mahasiswa FTIK UIN KHAS Jember Hasilkan Jurnal Ilmiah Standar Nasional
“Harus ada pikiran-pikiran kreatif dan inovatif yang memberikan semangat baru dalam menuntaskan progres lembaga,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan ASN tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pimpinan maupun institusi, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan.
Di akhir sambutannya, Prof. Hepni menekankan pentingnya keteladanan sebagai karakter utama ASN Kementerian Agama. Ia berharap seluruh ASN baru mampu menjadi contoh positif sekaligus inspirasi di lingkungan kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga: Pertahankan Akreditasi A, Perpustakaan UIN KHAS Jember Perkuat Transformasi Digital
“Selamat dan sukses kepada seluruh ASN yang hari ini resmi dilantik. Semoga mampu menjadi ASN yang profesional, berintegritas, dan membawa kemajuan bagi institusi,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI