Ia menyampaikan, saat ini tantangan nyata dari PDP Kahyangan yakni membangun kepercayaan publik baik di internal maupun eksternal.
“Persoalan keterbukaan di internal masih belum sepenuhnya, kemudian produktivitas tanam hingga pemanfaatan aset PDP Kahyangan yang masih minim,” jelasnya.
“Karena penjualan komoditas mentah seperti kopi dan karet tidak bisa terus dijual seperti ini, maka perlu diversifikasi usaha untuk pengembangan kopi premium dan sektor wisata kebun,” tegasnya.
Ia menambahkan, fokus saat ini yakni dengan membuat perusahaan kembali sehat dan mampu memberikan kejeahteraan semua buruh serta karyawan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI