SketsaNusantara.id - Perjalanan KRL Green Line relasi Tanah Abang - Rangkasbitung mengalami gangguan pada hari Senin, 4 Mei 2026.
Insiden ini terjadi akibat gangguan pada Listrik Aliran Atas (LAA) di lintas antara Stasiun Jurangmangu, Tangerang dan Stasiun Pondok Ranji yang diduga tersambar petir.
Kejadian ini langsung menyita perhatian publik, setelah detik-detik gangguan terekam kamera dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat percikan api menyala di tiang listrik, bahkan tampak seperti kembang api yang meledak-ledak di sekitaran jalur rel yang dilalui.
"KRL Green Line terganggu akibat listrik di lintas Kebayoran-Pondok Ranji (LAA-Listrik Aliran Atas). Penumpang menumpuk di Stasiun Tanah Abang arah Rangkasbitung," tulis akun X @Narasenyap dalam utas yang diunggah pada hari Senin, 4 Mei 2026.
“Kabel tersambar petir mengakibatkan gangguan listrik hingga menyebabkan KRL padam di dekat Stasiun Jurangmangu Tangerang Selatan,” imbuhnya.
Tak hanya itu, video lain menunjukkan momen dramatis saat penumpang terjebak di dalam kereta yang berhenti mendadak akibat aliran listrik padam.
Dalam unggahan lanjutannya disebutkan bahwa penumpang sempat tertahan sekitar 50 menit dalam rangkaian KRL sebelum akhirnya dievakuasi secara tiba-tiba.
"KRL Green Line (Tanah Abang-Rangkasbitung) berhenti akibat mati listrik. Gangguan terjadi pada LAA di lintas Jurangmangu-Pondok Ranji. Penumpang terjebak ±50 menit sekitar pukul 16.30 WIB sebelum turun dengan bantuan warga sekitar," tulis akun tersebut.
Drama terjebak di KRL karena gangguan listrik, awalnya tidak berani loncat, akhirnya dibantu warga sekitar, lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, diketahui bahwa percikan api muncul di tiang listrik di antara dua stasiun tersebut setelah kabel aliran atas tersambar petir pada Senin sore.
Kejadian tak terduga ini memaksa petugas menyelesaikan masalah jaringan listrik sejak sekitar pukul 16.30 WIB demi alasan keselamatan.