Pihak KAI Commuter Line mengonfirmasi hal ini dan mengatakan bahwa gangguan listrik terjadi akibat cuaca buruk.
Akibat gangguan tersebut, KAI ditata rekayasa perjalanan. KRL dari arah Stasiun Tanah Abang hanya beroperasi sampai Stasiun Kebayoran, sementara dari arah sebaliknya perjalanan hanya dilayani hingga Stasiun Serpong.
Baca Juga: Bunga dan Pesan Menyentuh Warnai Bekasi Timur, Seminggu Pasca Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek
Dampaknya, ribuan penumpang menumpuk di sejumlah stasiun, apalagi saat itu berada pada jam sibuk pulang kerja.
Kepadatan penumpang pun tak terhindarkan, yang membuat banyak calon pengguna jasa KRL harus menunggu hingga layanan kembali normal.
Pihak terkait telah melakukan penanganan dan perbaikan pada jaringan listrik yang terdampak hingga KRL dapat dioperasikan kembali.
Namun, tak hanya perjalanan KRL yang terganggu, perjalanan kendaraan di jalur darat juga terganggu akibat banjir yang menggenangi Pondok Ranji setelah Jakarta diguyur hujan sore kemarin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari S ketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Pengamat Transportasi Soroti Insiden KRL Bekasi, Ungkap Penyebab Utama Kecelakaan, Perlu Evaluasi Keandalan Infrastruktur dan 'Human Error'
Dasco Hubungi Prabowo Usai Insiden KA Bekasi, Presiden Tinjau Korban dan Siapkan Perbaikan Besar Perlintasan Kereta
16 Korban Jiwa di Bekasi Jadi Sorotan, Rieke Diah Pitaloka Minta Reformasi Besar Sistem Perkeretaapian Nasional
Duka Mendalam Tragedi Kecelakaan KRL di Bekasi, Virdian Aurellio Sentil Pejabat Negara yang Dapat Fasilitas Mewah hingga Desak Ikut Naik Transum
Gugatan Muncul di Tengah Duka Pasca Tragedi KRL Bekasi, Penumpang KA Argo Bromo Tuntut Ganti Rugi 100 M, Respons KAI Justru Dipuji Keluarga Korban