news

Misteri Hilangnya Buyang di Sungai Garahan Berakhir, Korban Ditemukan Tak Bernyawa Sejauh 4,8 Km dari Titik Awal

Kamis, 30 April 2026 | 16:56 WIB
Warga hanyut ditemukan meninggal dunia 4,8 km dari lokasi kejadian. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Pencarian warga yang hilang di Sungai Garahan akhirnya menemukan titik akhir.

Setelah empat hari upaya intensif, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jarak penemuan mencapai 4,8 kilometer dari lokasi awal hilangnya korban.

Peristiwa ini bermula pada Minggu siang, saat korban berpamitan kepada keluarga untuk mandi di sungai.

Baca Juga: Pelajar dan Santri Jadi Target PMI Jember, Donor Darah di Sekolah Hasilkan Puluhan Kantong dari Seleksi Ketat

Namun hingga sore hari, korban tidak kembali ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga menduga korban hanyut terbawa arus sungai yang cukup deras.

Korban diketahui bernama Buyang, warga Desa Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. Ia berusia 44 tahun. Pencarian dilakukan sejak Senin oleh tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, menyisir aliran Sungai Garahan hingga beberapa titik lanjutan.

Memasuki hari keempat pencarian, tim akhirnya menemukan korban pada Kamis siang sekitar pukul 13.50 WIB. Lokasi penemuan berada di aliran Sungai Sumberjati, Desa Sumberjati, Kecamatan Silo. Jaraknya sekitar 4,8 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.

Baca Juga: Turut Serta dalam Pencarian Warga Silo yang Hanyut di DAM Mayang, PMI Jember Siagakan Ambulans

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI Jember, serta potensi SAR lainnya langsung melakukan proses evakuasi. Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia segera dibawa menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan.

“Setelah dievakuasi oleh tim gabungan dari sungai Sumberjati, desa sumberjati, kecamatan silo, korban kita bawa dengan ambulan Jenazah PMI Jember ke Instalasi Forensik & Perawatan Jenazah, RSU dr Soebandi, Jember,” ujar Faiturahman, staf penanggulangan bencana PMI Jember.

Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan dari seluruh unsur yang terlibat. Setelah tiba di Instalasi Forensik RSU dr Soebandi Jember, jenazah korban menjalani penanganan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Korban rencananya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah duka. Keluarga telah menerima kabar penemuan tersebut setelah proses evakuasi selesai dilakukan oleh tim gabungan.

“korban ditemukan kamis siang kemudian tim gabungan bersama sama melakukan evakuasi korban,” tambah Faiturahman.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan SAR dikembalikan ke satuan masing-masing setelah menjalankan tugas selama empat hari.

Halaman:

Tags

Terkini