news

Operasi SAR Sungai Garahan Jember: PMI, Basarnas, dan Relawan Gabungan Fokus Cari Korban Hilang

Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB
Pencarian peia hilang di Sungai Garahan Jember terus berlanjut, tim PMI dan Basarnas sisir aliran sungai (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Upaya pencarian seorang pria yang diduga hanyut di aliran Sungai Garahan, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, masih terus dilakukan oleh tim gabungan hingga Senin 27 April 2026. Tim Tanggap Darurat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama Basarnas dan sejumlah relawan melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai sejak pagi hari.

Korban diketahui bernama Buyang, warga yang berdomisili di Desa Garahan. Berdasarkan data yang dihimpun, korban masih tercatat sebagai warga Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. Ia dilaporkan hilang sejak Minggu 26 April 2026 setelah berpamitan untuk mandi di Sungai Garahan sekitar pukul 14.00 WIB.

Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung kembali ke rumahnya. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran keluarga dan warga sekitar. Dugaan sementara, korban hanyut terbawa arus sungai yang dikenal memiliki aliran cukup deras, terutama saat kondisi tertentu.

Baca Juga: Dorong Kesadaran Donor Darah, Kadis Koperindag Jember Ikut Aksi PMI di Tengah Kegiatan OSMA

Mendapat laporan tersebut, PMI Kabupaten Jember langsung bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi kejadian. Tim dipimpin oleh Faiturohman dari staf Penanggulangan Bencana (PB), didampingi oleh relawan Yoga. Selain itu, satu unit ambulans juga dikerahkan untuk mendukung kesiapsiagaan medis selama proses pencarian berlangsung.

Faiturohman menjelaskan bahwa tim gabungan saat ini fokus melakukan penyisiran di titik-titik yang dinilai rawan, seperti area dengan pusaran air, bebatuan besar, serta lokasi yang berpotensi menjadi tempat korban tersangkut.

“Kami langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Saat ini tim gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai. Kami memprioritaskan titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi korban terbawa arus,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga: PMR SMK Negeri 1 Jember Gelar Sosialisasi hingga Aksi Donor Darah, Serahkan 22 Kantong ke PMI Jember

Selain fokus pada pencarian, tim juga memperhatikan faktor keselamatan selama operasi berlangsung. Kondisi medan sungai yang cukup menantang menjadi salah satu kendala utama, ditambah dengan faktor cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam setiap misi kemanusiaan, termasuk dalam operasi pencarian orang hilang. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi agar proses pencarian berjalan optimal.

“Kami telah menginstruksikan tim untuk bergerak cepat namun tetap mengutamakan keselamatan. Koordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur relawan terus dilakukan agar pencarian bisa maksimal,” tegasnya.

Baca Juga: PMI Jember Perkuat Desa Tangguh, SIBAT Ajarkan Pertolongan Pertama Dasar ke Warga Lewat Metode Door to Door

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih berlangsung dan belum membuahkan hasil. Tim gabungan terus memperluas area penyisiran di sepanjang Sungai Garahan dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di daerah yang memiliki arus deras dan kondisi medan yang berisiko. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat meningkatkan edukasi keselamatan kepada warga guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.***

Halaman:

Tags

Terkini