SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada dugaan kasus alergi kulit yang dialami sejumlah siswa sekolah dasar di Madura.
Peristiwa tersebut mencuat setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat beberapa siswa tengah mendapatkan penanganan medis di lingkungan sekolah.
Insiden ini dilaporkan terjadi di SDN Bira Tengah 1, Sokobanah, Kabupaten Sampang. Video yang diunggah akun Instagram memperlihatkan kondisi siswa yang diduga mengalami gangguan kulit setelah mengikuti program MBG.
Baca Juga: Bantah Miliki 750 Dapur MBG, Uya Kuya Resmi Laporkan Sejumlah Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya
Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa para siswa mengalami reaksi gatal pada tubuh mereka. Kejadian itu disebut berlangsung tidak lama setelah mereka mengonsumsi makanan dari program tersebut.
"Siswa usai makan MBG langsung alergi kulit," demikian keterangan dalam unggahan yang beredar.
Situasi di lokasi terlihat cukup ramai. Sejumlah warga tampak mendatangi area sekolah untuk melihat kondisi para siswa dari dekat. Beberapa di antaranya juga merekam kejadian tersebut.
Dalam video, terlihat petugas atau pihak terkait berupaya menangani kondisi siswa. Mereka membalurkan bedak pada bagian tubuh yang mengalami gatal, seperti wajah, tangan, dan kaki.
Seorang warga yang berada di lokasi turut menyampaikan kondisi para siswa. Ia menyebut, gejala yang dialami tidak hanya terjadi pada satu atau dua anak.
"(Siswa) yang lain nyusul merasa gatal-gatal juga," ujar warga dalam rekaman tersebut.
Kondisi tersebut memicu perhatian luas, terutama karena melibatkan program nasional yang saat ini berjalan di berbagai daerah. Reaksi yang muncul pada siswa menjadi fokus utama dalam perbincangan di media sosial.
Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah terkait insiden tersebut. Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga belum memberikan penjelasan mengenai dugaan yang beredar.
Selain itu, belum diketahui secara pasti menu makanan yang dikonsumsi siswa sebelum munculnya gejala alergi tersebut. Informasi terkait bahan makanan maupun proses distribusi juga belum disampaikan ke publik.