Berdasarkan temuan di lapangan, air berwarna merah tersebut berasal dari kain dalam plastik yang ditemukan warga didekat pintu air.
Hal itu dikonfirmasi oleh Lurah Joyotakan, Solo, Bambang Kristianto terkait darimana warna merah pada air banjir berasal.
"Setelah kita naik keatas pintu air kita melihat airnya berwarna merah. Setelah itu kita telusuri sekitar air ada plastik didalamnya ada semacam kayak pewarna," ungkap Bambang Kristianto dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
Diduga warna merah tersebut berasal dari limbah atau pewarna yang terbawa arus saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Meskipun secara visual tampak mengerikan, pihak terkait memastikan bahwa air tersebut tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang mematikan secara instan, namun warga tetap dihimbau untuk berhati-hati.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!