Banyak yang mendesak ada tindak lanjut dari pihak kampus sehingga pelaku bisa mendapatkan sanksi tegas dan kejadian serupa tak terulang kembali.
"Kami tidak berharap banyak akan penegakan kasus yang ada, Banyak yang menganggap ini sebagai masalah remeh tapi TIDAK BAGI KORBAN," tulis akun @sp3akyourp4in.
"KORBAN TAKUT DAN GELISAH. Bayangkan jika laki-laki yang dianggap teman ternyata menyimpan tabiat yang tidak menyisakan ruang aman bagi perempuan," ujarnya.
Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak kampus. Namun, akun tersebut ikut tag akun resmi UNEJ dan akun media sosial terkait agar kasus ini mendapat perhatian lebih lanjut.
Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan dengan tujuan agar memberikan efek jera pada pelaku dan pihak terkait bisa menunjukkan empati pada para korban demi menciptakan rasa aman bagi kaum perempuan.
"Perempuan layak merasa aman untuk membagikan foto dan video di PLATFORM SOSIAL MEDIA PRIBADI tanpa bayang-bayang ketakutan menjadi bahan imajinasi seksual oleh laki-laki c**l! Tolong kami mau pelaku jera," tegasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!