2. Medali Dag Hammarskjold Diberikan pada Peringatan Hari Perdamaian Dunia
Nama medali ini diambil dari Dag Hammarskjöld, Sekretaris Jenderal PBB kedua yang menjabat pada 1953 hingga 1961.
Dag Hammarskjold dikenal sebagai tokoh penting yang berdedikasi tinggi terhadap upaya perdamaian dunia. Ia meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat saat menjalankan misi perdamaian di Zambia pada tahun 1961.
Penghargaan ini pertama kali diberikan pada 6 Oktober 1998. Medali tersebut biasanya diserahkan setiap tahun bertepatan dengan Hari Penjaga Perdamaian PBB yang diperingati setiap 29 Mei di Markas Besar PBB di New York.
3. Bentuk Penghargaan Dag Hammarskjold Medal
Secara fisik, medali ini berbentuk lingkaran berbahan perunggu, dengan ukiran nama Dag Hammarskjöld serta simbol PBB. Ada pula yang berbentuk seperti trofi yang menampilkan ukiran nama Dag Hammarskjöld, serta simbol PBB yang dibungkus dalam wadah berpita biru.
Meski tampak sederhana, medali ini memiliki maknanya mendalam sebagai pengakuan global atas dedikasi dan keberanian para penjaga perdamaian yang gugur saat bertugas di wilayah terdampak konflik.
Penghargaan ini diberikan PBB agar dunia tak melupakan jasa para prajurit. Nama-nama pasukan penjaga perdamaian yang telah gugur akan selalu dikenang dalam seremoni resmi PBB setiap tahunnya.
4. Dag Hammarskjold Medal Kedua Kalinya untuk Indonesia
Bagi Indonesia, penghargaan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Prajurit TNI yang gugur di Lebanon, seperti pada peristiwa tahun 2023 dan 2024 juga dianugerahi medali ini atas dedikasi mereka dalam menjaga stabilitas di wilayah konflik.
Hal ini menunjukkan bahwa kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia mendapat pengakuan luas dari komunitas internasional.
Pemberian Medali Dag Hammarskjold ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PBB di Markas Besar PBB, New York, kepada perwakilan pemerintah negara asal prajurit.
Baca Juga: Misi Perdamaian Berujung Duka, Jusuf Kalla Ajak Doakan Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon