SketsaNusantara.id – Kabar melegakan bagi ribuan mahasiswa di Kabupaten Jember mulai menemui titik terang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Gus Fawait memastikan bahwa program beasiswa Cinta Bergema, untuk tahun anggaran 2026 akan segera direalisasikan.
Sebagai langkah konkret, Gus Fawait menginstruksikan seluruh mahasiswa penerima manfaat untuk menghadiri pertemuan penting yang akan digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Baca Juga: Akselerasi Layanan Adminduk, Pemkab Jember Rampungkan Ribuan Dokumen Lewat Program Bunga Desaku
Agenda ini dirancang untuk memangkas hambatan birokrasi dan mempercepat proses administrasi pencairan dana pendidikan.
Poin utama agenda pertemuan meliputi melengkapi persyaratan teknis yang masih tertunda, penandatanganan dokumen krusial untuk memastikan dana masuk ke rekening yang tepat tanpa kendala, hingga menggelar edukasi langsung mengenai hak dan kewajiban mahasiswa selama menerima beasiswa.
"Pertemuan hari Sabtu nanti bukan sekadar silaturahmi, tapi agenda strategis untuk mempersiapkan pencairan beasiswa tahun 2026. Kami ingin memastikan semua proses teknis selesai dengan cepat," ujar Gus Fawait dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Susul Pemprov Jatim, Pemkab Jember Siapkan Skenario Work From Home
Langkah responsif ini diambil setelah banyaknya aspirasi yang masuk melalui sesi live media sosial pribadi Gus Fawait.
Menanggapi keresahan para mahasiswa terkait kepastian bantuan biaya kuliah tersebut, Gus Fawait menegaskan bahwa pertemuan tatap muka ini adalah jawaban langsung atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Sejalan dengan itu, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan, Nurul Hafid Yasin, menekankan pentingnya kehadiran mahasiswa untuk proses verifikasi.
Baca Juga: Pemkab Jember Siagakan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 2026
"Kami butuh validitas data yang akurat melalui penandatanganan berkas agar saat dana disalurkan, tidak ada lagi kendala teknis di lapangan," tuturnya.
Pemkab Jember menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Dengan adanya pertemuan ini, pemerintah berharap mekanisme penyaluran beasiswa dapat berjalan lebih terbuka dan akuntabel.