“Saya menyadari bahwa penderitaan di Palestina tidak akan pernah bisa dibandingkan dengan apapun. Tanpa pembelaan diri, terima kasih atas pengingatnya, kami minta maaf sebesar-besarnya,” tuturnya lagi.
Di sisi lain, respons warganet terhadap video tersebut terus bermunculan. Banyak pengguna media sosial yang memberikan tanggapan melalui berbagai platform.
Sejumlah komentar menyoroti narasi dalam video tersebut. Beberapa di antaranya menilai konten tersebut tidak tepat karena membandingkan dua kondisi berbeda.
Unggahan di akun X @dosenkesmas mencatat lebih dari seribu balasan. Selain itu, terdapat ribuan kutipan ulang dari pengguna lain.
Peristiwa ini menambah daftar konten yang menjadi perhatian publik. Hingga saat ini, unggahan asli telah dihapus dari platform awal.
Belum ada informasi lanjutan terkait langkah berikutnya dari pihak SPPG. Namun, klarifikasi dan permintaan maaf telah disampaikan kepada publik.
Kasus ini menjadi salah satu peristiwa yang ramai diperbincangkan di media sosial. Respons publik terus berkembang seiring penyebaran ulang video tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!