SketsaNusantara.id - Menjelang libur Lebaran, unggahan mengenai keterlambatan distribusi program Makan Bergizi Gratis ramai beredar di media sosial. Sejumlah pengguna membagikan pengalaman terkait pembagian makanan di sekolah.
Salah satu unggahan berasal dari akun Instagram @rahmasafitri5327. Video tersebut memperlihatkan keluhan terkait pembagian paket makanan di sebuah taman kanak-kanak di wilayah Lampung.
Unggahan tersebut menyebutkan keterlambatan pengantaran paket MBG pada Jumat, 13 Maret 2026. Peristiwa itu terjadi di TK Dharma Wanita Dipasena Mulya Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.
Dalam narasi video tersebut dijelaskan bahwa siswa sudah pulang sebelum paket makanan tiba. Wali murid dan anak-anak sebelumnya diminta meninggalkan sekolah karena distribusi belum datang.
Setelah beberapa waktu, wali murid disebut mendapat informasi bahwa paket MBG telah tiba. Mereka kemudian diminta kembali ke sekolah untuk mengambil jatah makanan.
“Orang tua dan anak-anaknya itu dibubarkan lebih dulu kemudian diinstruksikan sama guru lagi kalau MBG udah dateng,” ujarnya dalam narasi video.
Ia juga menjelaskan bahwa distribusi makanan dilakukan menggunakan perahu cepat atau speed. Lokasi pembagian disebut berada di titik yang paling dekat dari jalur distribusi tersebut.
“Jadi, kita balik lagi ke sekolah, tapi ternyata MBG dibagi di sini karena mendistribusikannya pakai speed dan yang paling dekat ya di sini,” imbuhnya.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun juga menyoroti jarak tempat tinggal wali murid menuju sekolah. Menurutnya, kondisi lokasi membuat sebagian orang tua harus menempuh perjalanan cukup jauh.
Selain jarak, kondisi cuaca dan jalan juga disebut memengaruhi perjalanan menuju sekolah. Jalan yang becek dan akses yang tidak mudah menjadi kendala bagi sebagian wali murid.
Ia menyebut situasi tersebut membuat sebagian orang tua harus kembali ke sekolah dua kali dalam satu hari. Hal itu terjadi karena paket makanan datang setelah siswa pulang.
Menurut keterangan dalam video, kondisi serupa juga berdampak pada para guru. Mereka disebut harus menunggu sampai paket makanan tiba dan memastikan pembagian kepada siswa.
Artikel Terkait
Viral Menu MBG untuk Anak PAUD: Pisang Kecil, Telur Rebus, hingga Timun Utuh Jadi Sorotan
Anggaran MBG Rp8-10 Ribu Jadi Perdebatan, Netizen Bandingkan dengan Program Makan Balita yang Dinilai Lebih Efisien
Penerima MBG Keluhkan Roti Kedaluwarsa dalam Paket Makan Bergizi Gratis, Laporan Viral di Media Sosial
Kasus Keracunan Onigiri di Cimahi Kembali Disorot, Kronologi Distribusi Menu MBG Jadi Perhatian
Distribusi MBG Terlambat, Sekolah di Banyumas Tolak Pengiriman Makan Bergizi Gratis