SketsaNusantara.id – Di sela-sela agenda persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri, Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Curahlele 02 di Kecamatan Balung.
Kunjungan ini untuk memantau kesiapan infrastruktur serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi program unggulan pemerintah pusat.
Bupati Jember Gus Fawait mengatakan, program MBG mendapatkan respons positif yang luar biasa dari masyarakat Jember. Dia menepis anggapan beberapa pihak yang menyebut program ini sebagai kebijakan yang gagal.
Baca Juga: Gus Fawait Tegaskan Larangan Penggunaan Mobil Dinas Milik Pemkab Jember untuk Mudik Lebaran 2026
"Nyatanya, masyarakat justru sangat mengharapkan program ini. Sepanjang jalan dan di media sosial, banyak ibu hamil dan orang tua yang bertanya kapan giliran anak mereka mendapatkan MBG. Ini bukti bahwa program ini sangat dinantikan," ujar Gus Fawait saat dikonfirmasi, Selasa 17 Maret 2026.
Lebih lanjut, Gus Fawait menjelaskan bahwa program MBG bukan sekadar soal pemenuhan gizi, melainkan sebuah ekosistem ekonomi yang besar bagi Kabupaten Jember.
Dia memproyeksikan, perputaran uang yang masuk ke Jember melalui program ini bisa mencapai angka Rp4 triliun.
Baca Juga: Sinergi Pemkab Jember dan REI, Sahur Bersama Ribuan Warga hingga Komitmen Tata Ruang
“Beberapa poin krusial manfaat program MBG bagi Jember salah satunya adalah pembukaan lapangan kerja. Mayoritas pekerja di SPPG merupakan warga lokal Jember, khususnya masyarakat di sekitar lokasi pelayanan,” terangnya.
Selanjutnya, bahan baku makanan diserap dari petani lokal dan melibatkan pelaku UMKM, sehingga menggerakkan roda ekonomi arus bawah.
Gus Fawait juga memastikan menu yang disajikan sudah memenuhi standar kalori dan gizi, lengkap dengan buah-buahan, kurma, dan kacang-kacangan.
Baca Juga: Pemkab Jember Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 50 Persen
Meski memuji fasilitas di SPPG Curahlele 02 yang dinilai sangat representatif dan memiliki SOP yang baik, Gus Fawait tetap mendukung langkah tegas Satgas MBG.
Saat ini, terdapat 58 SPPG di Jember yang sedang disuspensi untuk memastikan kelengkapan perizinan dan standarisasi sesuai aturan Badan Gizi Nasional (BGN).