SketsaNusantara.id - Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman belakangan ini tengah ramai jadi perbincangan publik setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 13 Maret 2026.
Dalam operasi tersebut, Tim KPK menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai dan mengamankan 27 orang termasuk sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Jawa Tengah.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik, dan menambah daftar panjang kepala daerah yang terjaring OTT KPK dalam beberapa bulan terakhir.
Banyak yang penasaran dengan sosok Syamsul Auliya, termasuk latar belakang pendidikan hingga rekam jejaknya di dunia politik sebelum menjadi Bupati Cilacap.
Berikut profil Syamsul Auliya Rachman, dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Pemkab Cilacap dan berbagai sumber.
Syamsul Auliya Rachman lahir di Cilacap pada tanggal 30 November 1985. Ia dikenal sebagai salah satu kepala daerah muda di Jawa Tengah dan memulai karir politiknya dari bawah.
Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Cilacap sebelum melanjutkan studi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia menempuh program Sarjana Sains Terapan Pemerintahan dan lulus pada tahun 2008.
Setelah lulus dari IPDN, Syamsul memulai karier sebagai aparatur sipil negara (ASN). Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan bergelar doktor dari IPDN.
Seiring berjalannya waktu, Syamsul terjun ke dunia politik dan membangun karier di pemerintahan daerah Cilacap.
Sebelum menjabat sebagai Bupati, Syamsul pernah menjadi Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja pada tahun 2012-2013 dan dipercaya menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerjasaman pada bagian Tata pemerintahan Pemkab Cilacap pada tahun 2013-2016.
Karier politik Syamsul Auliya Rachman mulai mendapat perhatian publik saat ia terpilih sebagai Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022.