Kejadian ini segera dilaporkan melalui grup komunikasi keamanan TPST hingga petugas dari Polsek Bantargebang tiba di lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan pengecekan dan pendataan korban.
Insiden ini diduga dipicu hujan deras yang berlangsung lama di kawasan TPST Bantargebang, Bekasi.
2. Korban Jiwa dan yang Masih Tertimbun
Data terbaru menyebutkan, longsor di TPST Bantargebang menelan 4 orang korban jiwa, 2 di antaranya adalah pemulung dan pemilik warung.
“Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60), pedagang kopi di lokasi dan EW (26), pemulung,” ungkap Kombes Pol Kusumo.
Sementara itu, 2 korban lainnya yakni DS (22) asal Cilincing dan IS (40) yang bekerja sebagai sopir truk sampah.
Kepala Kantor SAR Jakarta menambahkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah korban lantaran masih banyak truk sampah yang tertimbun longsor.
“Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban,” ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian menduga masih ada beberapa korban yang tertimbun di bawah longsor.
“Diduga masih terdapat korban lain yang belum ditemukan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Baca Juga: Aksi Begal di Bekasi Gagal Total, Suami Selamatkan Istri dengan Menabrak Pelaku Menggunakan Mobil
3. Proses Evakuasi