Kamis, 4 Juni 2026

4 Fakta Longsor TPST Bantargebang di Bekasi, Kronologi, Penyebab hingga Jumlah Korban Meninggal Dunia

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Senin, 9 Maret 2026 | 12:00 WIB
Tim SAR Gabungan saat evakuasi (Instagram/@unitsiagasar_bekasi)
Tim SAR Gabungan saat evakuasi (Instagram/@unitsiagasar_bekasi)

Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah mengungkapkan, pihaknya terus melakukan proses pencarian hingga Senin, 9 Maret 2026.

Kepada awak media, Rizki mengungkapkan pihaknya menggunakan alat berat untuk membantu proses pencarian korban.

“Pencarian menggunakan alat berat dari teman-teman eskavator dari DLH, total ada sekitar 15,” ujarnya pada Senin, 9 Maret 2026.

Selain itu, ia juga membuka posko pengaduan orang hilang tak jauh dari sekitar lokasi kejadian.

4. Tantangan Selama Proses Evakuasi

Rizki menambahkan, selama proses evakuasi berlangsung, pihaknya menemui sejumlah tantangan.

Salah satunya adalah tingginya tumpukan sampah di lokasi kejadian.

Tak hanya itu, kandungan gas yang berbahaya dari gunungan sampah juga turut mengancam kesehatan personilnya.

“Terkait dengan kandungan gas karena ini sampah dan itu sangat berbahaya sekali untuk kesehatan,” ungkapnya.

Ia pun berharap cuaca pada hari kedua ini bisa mendukung proses pencarian berjalan lancar.

Proses pencarian korban longsor di TPST Bantargebang rencananya akan digelar selama 7 hari sebagaimana diatur dalam Undang-undang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X