Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta, Ahmad Rizkiansyah mengungkapkan, pihaknya terus melakukan proses pencarian hingga Senin, 9 Maret 2026.
Kepada awak media, Rizki mengungkapkan pihaknya menggunakan alat berat untuk membantu proses pencarian korban.
“Pencarian menggunakan alat berat dari teman-teman eskavator dari DLH, total ada sekitar 15,” ujarnya pada Senin, 9 Maret 2026.
Selain itu, ia juga membuka posko pengaduan orang hilang tak jauh dari sekitar lokasi kejadian.
4. Tantangan Selama Proses Evakuasi
Rizki menambahkan, selama proses evakuasi berlangsung, pihaknya menemui sejumlah tantangan.
Salah satunya adalah tingginya tumpukan sampah di lokasi kejadian.
Tak hanya itu, kandungan gas yang berbahaya dari gunungan sampah juga turut mengancam kesehatan personilnya.
“Terkait dengan kandungan gas karena ini sampah dan itu sangat berbahaya sekali untuk kesehatan,” ungkapnya.
Ia pun berharap cuaca pada hari kedua ini bisa mendukung proses pencarian berjalan lancar.
Proses pencarian korban longsor di TPST Bantargebang rencananya akan digelar selama 7 hari sebagaimana diatur dalam Undang-undang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Heboh Panglima TNI Tetapkan Status Siaga 1 Nasional di Tengah Ketegangan Konflik AS-Israel vs Iran, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?
Mitra Pemerintah, Ketua MUI Jombang Instruksikan Jajarannya Tak Gegabah dalam Menyiarkan Berita
Gus Miftah Bagikan 200 Buku di Gereja Sleman saat Ngabuburit Lintas Agama, Serukan Merawat Kebhinekaan Indonesia
Ngeri! Detik-Detik Langit Iran Diselimuti Awan Gelap dan Turun Hujan Asam Beracun Pasca Kilang Minyak Diserang AS-Israel, Nyawa Warga Tehran Terancam
Sungai Pakel Meluap, BPBD Jember Gerak Cepat Tangani Pemukiman Warga yang Terendam Lumpur
Pemkab Jember Jadwalkan Penyerahan Honorarium Guru Ngaji Tahap I 2026