“Tercatat, sekitar 12 ribu keluhan masyarakat telah masuk dengan tingkat penyelesaian mencapai 87 persen,” terangnya.
Baca Juga: Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Selain itu, layanan administrasi kependudukan kini semakin dekat dengan warga melalui penyediaan fasilitas cetak KTP di 28 kecamatan pinggiran.
Bupati mengajak mahasiswa tetap menjaga daya kritis namun tetap berbasis solusi. Baginya, indikator utama kesuksesan pembangunan bukan sekadar banyaknya program, melainkan penurunan angka kemiskinan secara riil.
Kegiatan yang ditutup dengan tausiyah dan doa bersama ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi seluruh elemen masyarakat, untuk berkolaborasi mewujudkan cita-cita besar Jember Baru, Jember Maju.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI