SketsaNusantara.id – Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat sinergi lintas generasi melalui agenda Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Tokoh Pemuda yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu 7 Maret 2026 malam.
Momentum ini dimanfaatkan Bupati Jember, Gus Fawait, untuk membuka ruang dialog strategis bersama perwakilan organisasi kepemudaan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Jember.
Dalam arahannya, Gus Fawait menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat krusial dalam pembangunan daerah. Ia berharap forum ini menjadi agenda rutin untuk menyerap aspirasi murni dan pemikiran kritis yang objektif.
Baca Juga: Pemkab Jember Terus Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik
"Kami membutuhkan ide-ide segar dan orisinal dari kalangan mahasiswa. Mereka memiliki keberanian untuk berpikir di luar kebiasaan (out of the box), yang sangat diperlukan untuk membedah tantangan daerah," ujar Gus Fawait.
Gus Fawait menekankan bahwa, masukan langsung dari pemuda berfungsi sebagai penyeimbang laporan formal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga pemerintah mendapatkan potret kondisi lapangan yang lebih akurat.
Menoleh ke belakang, Gus Fawait memaparkan rapor merah yang diterimanya saat awal menjabat, terutama terkait tingginya angka kemiskinan ekstrem di Jember. Sektor kesehatan menjadi titik fokus pertama lewat kebijakan efisiensi anggaran besar-besaran.
Baca Juga: Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras
Pemulihan RSUD, misalnya dari kondisi hampir kolaps dengan utang Rp214 miliar, kini RSUD dr. Soebandi mencatat kenaikan pendapatan dari Rp15 miliar menjadi Rp31 miliar dalam setahun.
Pemerintah juga menunda pengadaan mobil dinas dan memangkas biaya seminar demi memperkuat program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
“Selanjutnya, menghadapi data 1.532 sekolah rusak berat, Pemkab Jember telah berhasil memperbaiki hampir 40 persen di antaranya pada tahun 2025 melalui kolaborasi dana APBD dan APBN,” imbuhnya.
Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Selain itu, sebanyak 20 ribu mahasiswa asal Jember kini telah terjangkau oleh program beasiswa daerah.
Di bawah kepemimpinannya, Jember juga melakukan reformasi birokrasi melalui sistem pengaduan digital Wadul Gus’e.
Artikel Terkait
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bupati Gus Fawait Instruksikan Seluruh Elemen Pemkab Jember Siaga Satu
Petakan Sejumlah Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Jember Gandeng DPUBM Jatim Akselerasi Perbaikan
Pemkab Jember Jamin Beasiswa Kuliah Gratis bagi Penggawa Macan Raung
Jelang Idul Fitri, Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Program Prioritas Lainnya
Fasilitasi Warga Pulang Kampung, Pemkab Jember Gelar Program Mudik Gratis 2026: Ini Cara Pendaftarannya
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat
Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar
Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras
Pemkab Jember Terus Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik