news

Stok BBM Jember Melimpah, Bupati Gus Fawait Minta Warga Tak Terpancing Isu Kelangkaan

Jumat, 6 Maret 2026 | 01:30 WIB
Ilustrasi terlihat warga mengantri sedang mengisi BBM. (Unsplashed.com/ Visual Karsa)

SketsaNusantara.id – Bupati Jember, Gus Fawait, bergerak cepat meredam kekhawatiran publik terkait isu menipisnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Melalui pernyataan resmi dalam rapat koordinasi di Wahyawibawagraha, Kamis 5 Maret 2026, dia menjamin bahwa ketersediaan bahan bakar di wilayah Jember saat ini tidak hanya mencukupi, tetapi dalam kondisi melimpah.

Langkah ini diambil menyusul adanya keresahan warga yang mengaitkan kondisi geopolitik di Timur Tengah dengan potensi krisis energi di daerah.

Baca Juga: Sidak Menu Makan Bergizi Gratis di Jalan Batu Raden, Pemkab Jember Beri Teguran Keras

Namun, Gus Fawait menegaskan bahwa kekhawatiran tersebut tidak beralasan jika melihat data riil di lapangan.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh jajaran SBM Pertamina Jember, Hiswana Migas, serta jajaran OPD terkait, Bupati mengungkapkan bahwa ketegangan internasional memang memengaruhi jalur logistik global, namun tidak berdampak pada distribusi BBM ke Jember.

"Kami telah memverifikasi data langsung dari Pertamina. Hasilnya, stok BBM kita sangat aman untuk memenuhi kebutuhan harian seluruh warga Jember," tegas Gus Fawait saat memberikan keterangan kepada media secara daring.

Baca Juga: Jamin Stabilitas Harga saat Ramadan, Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar

Gus Fawait juga menambahkan beberapa poin krusial untuk menenangkan masyarakat.

“Pertama, pertamina telah berkomitmen untuk melakukan penambahan stok secara instan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan konsumsi di masyarakat,” imbuhnya.

Kedua, kelangkaan yang sempat terjadi beberapa bulan lalu disebabkan oleh faktor teknis seperti cuaca ekstrem dan proyek infrastruktur, yang saat ini sudah tidak menjadi kendala lagi.

Baca Juga: Jemput Bola, Pemkab Jember Matangkan Proyek Revitalisasi Pasar Tanjung dengan Pemerintah Pusat

Pemerintah Kabupaten Jember secara tegas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

Gus Fawait memperingatkan agar warga tidak melakukan aksi borong atau panic buying, karena perilaku tersebut justru akan menciptakan gangguan distribusi yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Halaman:

Tags

Terkini