news

Antusiasme Warga Tinggi, Kampung Donor Karang Duren Balung Jember Gelar Donor Darah Ramadhan Berhadiah Perabot Rumah Tangga

Kamis, 5 Maret 2026 | 14:29 WIB
Donor darah di Karang Duren Balung Jember, warga mendapat suvenir alat rumah tangga (Dok. PMI Jember )

SketsaNusantara.id – Bulan suci Ramadan dimanfaatkan warga Desa Karang Duren untuk memperkuat aksi sosial melalui kegiatan kemanusiaan. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah donor darah yang digagas oleh komunitas Kampung Donor Karang Duren, Rabu malam 4 Maret 2026.

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Karang Duren tersebut berlangsung setelah masyarakat menunaikan salat tarawih. Meski dilaksanakan pada malam hari, minat warga untuk berpartisipasi tetap tinggi. Program ini menjadi bagian dari upaya membantu menjaga ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember selama Ramadhan.

Panitia menghadirkan konsep berbeda agar kegiatan donor darah terasa lebih menarik. Setiap relawan yang berhasil mendonorkan darahnya memperoleh suvenir berupa peralatan rumah tangga sederhana. Hadiah tersebut antara lain sapu, cikrak, cibuk air, tisu, hingga minyak goreng.

Baca Juga: 45 KK Terdampak Banjir Sungai Dinoyo, PMI Jember dan BPBD Suplai Air Bersih serta Lakukan Normalisasi Sumur

Pendekatan ini terbukti efektif menarik minat masyarakat. Dari total 49 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, sebanyak 35 orang dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui proses pemeriksaan atau skrining oleh petugas medis.

Dari jumlah tersebut, terkumpul 35 kantong darah yang kemudian disalurkan ke Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember. Tambahan stok ini dinilai sangat membantu kebutuhan darah rumah sakit di wilayah Jember dan sekitarnya.

Penggerak Kampung Donor Karang Duren, Titin Ariani, mengatakan ide pemberian suvenir peralatan rumah tangga muncul sebagai bentuk penghargaan bagi warga yang telah bersedia menjadi pendonor.

Baca Juga: Donor Darah Malam Ramadhan di Kecamatan Jenggawah, PMI Jember Himpun 43 Kantong dari Warga Delapan Desa

Menurutnya, langkah sederhana tersebut mampu menciptakan suasana yang lebih hangat sekaligus meningkatkan semangat masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

Ia menambahkan, gerakan Kampung Donor Karang Duren selama ini berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang dapat dilakukan secara rutin.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember, Zainollah. Ia menilai kreativitas masyarakat dalam mengemas kegiatan sosial patut diapresiasi.

Baca Juga: Bulan Puasa Baru Sepekan, PMI Jember Pastikan Stok Darah Aman, 1.635 Kantong Siap Layani Kebutuhan Medis

Menurut Zainollah, inisiatif yang muncul dari tingkat desa sangat penting untuk menjaga keberlangsungan gerakan donor darah di daerah. Terlebih selama Ramadhan, jumlah pendonor biasanya menurun karena sebagian masyarakat memilih beraktivitas terbatas pada siang hari.

“Kami sangat mengapresiasi langkah kreatif masyarakat Karang Duren. Model kegiatan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi desa lain agar lebih aktif menggerakkan donor darah berbasis komunitas,” kata Zainollah.

Halaman:

Tags

Terkini