news

Ngeri! Ledakan Dahsyat Porak Porandakan Rumah Warga di Ponorogo hingga Menelan Korban Jiwa, Apa Penyebabnya?

Senin, 2 Maret 2026 | 08:30 WIB
Potret rumah warga di Desa Plosojenar, Ponorogo, Jatim yang porak poranda diduga akibat rakitan mercon meledak hingga 1 pelajar tewas (Instagram/rizky_onyes)

SketsaNusantara.id - Warga Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur dihebohkan dengan adanya ledakan dahsyat yang terjadi pada hari Minggu, 1 Maret 2026.

Kejadian nahas ini mencuri perhatian publik. Video rumah warga yang terkena ledakan menyebar luas dan sempat jadi perbincangan hangat warganet di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak rumah warga porak poranda dengan atap berjatuhan yang membuat tetangga sekitarnya berhamburan keluar rumah.

Baca Juga: Nekat Bikin Mercon Rakitan, 3 Remaja di Grobogan Jadi Korban Ledakan Petasan hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Insiden ini tak hanya menimbulkan kerusakan rumah, tetapi juga ikut menelan korban jiwa. Dikabarkan ada 2 orang terluka dan 1 pelajar tewas terkena ledakan.

"Ledakan dahsyat di Ponoroho, rumah warga porak poranda dan satu pelajar tewas," begitulah narasi yang tertulis dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo pada hari Minggu, 1 Maret 2026.

Salah satu warga mengaku telah mendengar ledakan dari kejauhan hingga radius puluhan kilometer yang sempat membuat masyarakat panik.

Baca Juga: Geger! Ledakan Diduga dari Dalam Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, 54 Orang Jadi Korban

Saksi mata melaporkan bahwa ledakan disertai asap tebal dan terdengar suara tangisan dari dalam rumah. Warga dari desa lain pun ikut membantu mengevakuasi para korban.

Lantas, apa yang menyebabkan ledakan ini terjadi? Perangkat desa setempat menduga ledakan dahsyat ini diakibatkan oleh petasan atau balon udara.

"Kemungkinan ada beberapa warga yang merakit balon udara atau masih rencana mau buat mercon," ungkap Perangkat Desa Carat pada awak media.

Baca Juga: Waspada Untuk Orang Tua! Ledakan Mercon Rakitan di Bogor Akibatkan Bocah Meninggal Dunia, Tubuh Alami Luka Bakar 90 Persen

"Ledakannya cuma satu kali, tapi luar biasa terdengar sampai 500 meter dari lokasi," ujarnya.

Diketahui, ada 3 korban yang mengalami luka bakar cukup parah, yakni Ahmat Fatoni (19 tahun), Hindar Agusta (23 tahun) dan Rifai Kurnia Putra (15 tahun).

Halaman:

Tags

Terkini